Seafood Gonggong

Pernahkah Anda mendengar tentang makanan laut yang bernama Gonggong atau juga ada yang menyebutnya siput panjang kuku? Yaps, Gonggong merupakan sajian seafood sangat eksis di Kota Tanjungpinang, Batam dan sekitarnya bahkan sampai negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore. Jenis makanan ini merupakan simbol kebanggaan dari Provinsi Kepulauan Riau. Sajian Gonggong terkenal nyatanya memang berasal dari tempat ini.

Berbagai macam menu dengan bahan Gonggong pun disajikan. Berbagai resep tersebut akan menjadi pilihan bagi para tamu yang datang. Namun demikian, bahan ini paling sering disajikan dengan cara direbus dan dihidangkan menggunakan saos atau sambal pedas. Dibalik semua itu, ada beberapa fakta menarik yang bisa Anda ketahui dari bahan makanan khas Tanjungpinang ini.

Fakta Menarik Seafood Gonggong

Gonggong merupakan jenis siput laut yang bisa ditemukan di Batam. Siput ini memiliki warna putih kekuningan. Ukurannya pun tidak terlalu besar, hanya berkisar dua jempol orang dewasa saja. Ketika binatang ini menetas, cangkangnya memang tidak terlalu keras. Perlu beberapa waktu untuk membuat cangkang menjadi keras. Binatang ini ditemukan di perairan dangkal atau pasir.

Penduduk setempat bisa menemukan binatang laut ini dengan mudah ketika laut sedang mengalami surut. Binatang yang kerap dijadikan sebagai santapan spesial di Batam ini ternyata unik juga lho. Berikut beberapa fakta menarik yang bisa Anda ketahui.

1. Kandungan kolesterol tinggi

Fakta unik pertama tentang Gonggong adalah mengandung kadar kolesterol yang tinggi. Siput ini merupakan santapan paling lezat jika disajikan bersama nasi putih hangat. Mengkonsumsi siput jenis ini merupakan hal yang sudah lumrah bagi kehidupan sehari-hari masyarakat di Tanjung Pinang.

Meskipun demikian, siput ini ternyata memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Cukup berbahaya jika mengkonsumsi siput ini secara sering. Kolesterol tinggi bisa memicu timbunan kolesterol jahat di dalam tubuh manusia. Pengendapan kolesterol di dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.

2. Menjadi makanan paling khas di Tanjung Pinang

Meskipun makanan laut Gonggong ini mengandung kolesterol dalam kadar yang lumayan tinggi, namun tetap saja menjadi makanan paling khas di kota Tanjung Pinang. Masyarakat biasanya akan menyajikan sajian siput laut ini dengan cangkangnya.

Ini hampir mirip seperti sotong dan tiram. Anda juga pasti sudah cukup familiar karena mirip dengan seafood lain yang biasanya disajikan di rumah makan. Sajian siput laut khas Tanjung Pinang ini paling nikmat jika direbus dan disajikan bersama sambal dan saos. Gonggong hingga sekarang masih merupakan sajian paling dinantikan oleh wisatawan yang datang ke Tanjung Pinang.

3. Dijadikan sebagai Landmark Kota

Saking populernya, Seafood gonggong dijadikan sebagai Landmark Kota di kepulauan Riau. Anda bisa menemukannya di Gerbang Wisata Bahari di Riau. Bentuknya sangat uni dan besar. Pemerintah Riau telah membangun ikon ini. Karena ada ikon siput di gedung tersebut, maka bangunan tersebut sering disebut dengan gedung Gonggong.

Bangunan tersebut telah diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada tahun 2016, tepatnya tanggal 28 Oktober. Gedung dibagi menjadi 2 tingkat yaitu basement dan lantai dua. Di lantai 2, Anda bisa melihat berbagai spot menarik dan unik di kota Tanjung Pinang.

4. Bermanfaat untuk pertumbuhan hormon

Meskipun siput laut ini sering dikenal sebagai makanan yang tinggi akan kolesterol, namun ternyata bermanfaat bagi pertumbuhan hormon. Siput ini telah diuji di laboratorium dan terbukti memiliki nilai gizi makro yang cukup tinggi.

Terdapat kandungan karbohidrat setidaknya 4,1% dengan kandungan gizi 16,4 kalori. Kadar lemak yang dimilikinya mencapai 24,9% dengan kandungan gizi 224,1 kalori. Kadar protein dari siput laut ini adalah 31,19% dengan kandungan gizi 124,8 kalori. Binatang laut ini rendah lemak dan memiliki kadar protein tinggi. Itulah mengapa, siput laut ini bisa menjadi pilihan sajian makanan laut yang sehat. Namun, tidak boleh berlebihan juga ya dalam mengkonsumsinya.

Siput laut ini ternyata juga dikenal bisa meningkatkan libido dan hormon di dalam tubuh manusia. Hormon Dopamin merupakan hormon yang berpengaruh pada perubahan nafsu yang akan membuat pasangan menjadi lebih langgeng. Untuk memproduksi hormon Dopamin, maka diet makanan yang kaya protein lah caranya.

5. Batik dan kaos

Fakta menarik terakhir dari binatang laut ini adalah batik dan kaos yang dibuat dengan menggunakan motif siput laut ini. Lambang siput laut ini dibatik di sebuah kain dan dijadikan sebagai motif tradisional di Kepulauan Riau. Batik ini teraplikasi dengan sangat baik dan rapi oleh para perajin dari Kota Tanjung Pinang.

Anda bisa menemukan warna-warna batik dan kaos yang lucu. Batik dan kaos tersebut sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh ketika berkunjung ke Tanjung Pinang. Harganya pun bersahabat dan ramah di kantong.

Banyak fakta unik dan menarik yang bisa Anda temukan dari siput laut Gonggong yang sangat terkenal di kota Tanjung Pinang, Batam, Bintan tersebut. Jangan lupa untuk mencicipi sajian siput laut khas Batam ketika berlibur di Tanjung Pinang.